Wednesday, 22 August 2018

[ REVIEW BORUTO 26 ] ASAL USUL SEGEL KARMA MILIK KAWAKI TERUNGKAP!!!


Selama ini yang kita tahu, untuk dapat memiliki segel karma, seorang anak manusia harus membunuh seorang Otsutsuki terlebih dahulu.

Namun di manga Boruto chapter 26, seolah menjelaskan kalau masih ada cara lain untuk bisa mendapatkan segel kutukan klan Otsutsuki tersebut.

Di chapter ini untuk pertama kalinya diperlihatkan laboratoium milik organisasi KARA saat Jigen membawa Kawaki kecil bertemu dengan Amado.

Di laboratorium tersebut terdapat beberapa anak manusia yang dimasukkan ke dalam kantong, mirip kantong infus, yang tergantung dalam sebuah atap mirip seperti ubur-ubur raksasa.

Kantong-kantong tersebut terhubung ke sebuah gentong berisi cairan dibawahnya, yang terlihat mirip seperti aki basah.

Entah apa fungsi sebenarnya dari serangkaian peralatan medis dan bengkel tersebut, tetapi bau-baunya, ini adalah sebuah metode untuk men-charge energy.

Energi yang berasal dari gentong aki basah, disalurkan secara biologis ke dalam tubuh anak-anak yang berada di dalam kantong infus raksasa.

Dan sepertinya, Kawaki mendapatkan segel Karma di tangannya melalui metode tersebut.
review manga boruto chapter 26

Di sini terlihat Jigen memegang telapak tangan kiri Kawaki. Telapak tangan dimana segel Karma Kawaki saat ini berada.

Setelah itu ada efek bunyi "Clench" yang seolah menunjukkan kalau Jigen sedang melakukan sesuatu terhadap telapak tangan Kawaki tersebut.

Persepsi ini diperkuat dengan perkataan Jigen yang menyebutkan "aku akan memberimu hadiah."

Kemudian gentong aki basah tiba-tiba retak dan pecah.

Kami rasa, dimomen ini, Jigen memberikan semacam segel kutukan, mirip seperti saat Orochimaru menggigit pundak Sasuke dulu.

Kemudian setelahnya, Kawaki dimasukkan ke dalam plastik infus raksasa untuk mematangkan kekuatan segel tersebut. Mirip seperti saat Sasuke meminum pil booster kemudian digodhog di dalam sebuah gentong berlabel mantra.

Suksesnya tubuh Kawaki mendapatkan segel karma ditandai dengan gentong aki basah yang pecah yang seolah menunjukkan kalau energi dari gentong tersebut berhasil diserap habis oleh tubuh Kawaki.

Setidaknya itulah yang bisa kami tangkap dari adegan-adegan awal chapter 26 ini.

Selanjutnya, Kawaki tersadar dari pingsannya dan mendapati dirinya saat ini berada di sebuah ruangan rumah sakit dimana didekatnya ada 3 orang shinobi senior Konoha, Konohamaru, Shikamaru dan Hokage ke-7 Naruto.

Menyadari ada orang-orang asing di dekatnya, Kawaki langsung mencoba untuk kabur melalui jendela. Namun langkahnya langsung terhenti berkat Kagemane-nya Shikamaru.

Mulai dari sini, awal mula kehidupan Kawaki di Desa Konoha dimulai.

Naruto mengajak Kawaki untuk tinggal bersama di rumahnya, guna mengawasi sekaligus menjaga Kawaki dari organisasi KARA.

Dan tidak ada pilihan lain lagi bagi Kawaki selain menyetujuinya, karena usahanya untuk mencoba kabur dari Naruto sama sekali tidak berhasil.

Terlebih lagi, setelah Naruto pamer kekuatan penuhnya, Kawaki sadar kalau kekuatannya, bahkan kekuatan Jigen, pemimpin KARA bukanlah tandingan orang ini.

Dengan hadirnya Kawaki di keluarga Naruto, otomatis kini dia menjadi saudara tiri bagi Boruto, anak manusia lain yang memiliki segel KARMA.

Di chapter sebelumnya, kekuatan dari kedua segel KARMA tersebut saling beresonansi. Jadi, menurut kami adalah langkah yang kurang tepat bagi Naruto untuk membawa Kawaki tinggal satu atap dengan Boruto.

Karena kita tidak tahu bahaya macam apa yang mungkin akan terjadi ketika 2 orang pengguna segel KARMA hidup saling berdekatan.

Bisa-bisa organisasi KARA memanfaatkan momen ini untuk meledakkan rumah tangga Naruto sekaligus Konoha dari dalam.

Seperti yang dilakukan oleh Loki yang memanfaatkan kebuasan Hulk yang ada di dalam tubuh Bruce Banner untuk menghancurkan Hellicariernya S.H.I.E.L.D dan menjatuhkan para AVENGERS dari dalam.

Menurut kami, Boruto chapter 26 ini cukup menarik dan sangat informatif sebagai awal mula dari sebuah konflik yang lebih besar di masa depan.

Namun yang kami sesalkan, kenapa penggambaran Hinata versinya Mikio Ikemoto dan Ukyo Kodachi ini terlihat aneh, jadi terlihat mirip seperti Dora The Explorer. gitu.

Padahal imej Hinata yang dibuat oleh Masashi Kihimoto dalam Naruto adalah gadis yang manis dan cantik.

Piye menurutmu cah???

Monday, 20 August 2018

[ REVIEW ONEPIECE 914 ] MUNCULNYA HEADLINER BARU. LUFFY DAN ZORO BERSIAP MENGOPLOKNYA!!!

Tidak butuh waktu lama setelah meminum ramuan yang diberikan oleh O Tsuru,  O Tama sudah kelihatan sehat kembali seperti sebelumnya.

Bahkan pemasangan perban di tubuh Zoro saja masih belum selesai ketika O Tama bangun dan berteriak sudah baikan.

Meskipun demikian, menurut O Tsuru, racun di tubuh O Tama masih belum sepenuhnya dihilangkan. O Tsuru pun memperingatkan O Tama agar tidak meminum air sungai lagi.

Namun baru sedetik O Tsuru memperingatkannya, O Tama sudah ngibrit ingin minum air sungai lagi ketika tiba-tiba perutnya berbunyi keroncongan.

Terang saja hal itu membuat O Tsuru langsung memarahinya. Tapi bukan koplokan yang diberikan kepada O Tama, melainkan sepaket makanan dan minuman pengganjal rasa lapar.

Namun karena O Tama berbasa-basi menolak dan terus menolak makanan pemberiannya, pada akhirnya O Tsuru beneran mengoplok O Tama, dan memaksanya untuk menerima makanan darinya tersebut.

Ternyata, O Tsuru ini adalah tipikal tante galak yang bakalan marah kalau ada yang berani menolak pemberiannya.

Hal itu diungkapkan langsung oleh O Kiku yang sepertinya sudah selesai membalutkan perban di tubuh Zoro.

O Kiku sendiri ternyata adalah seorang wanita yang berbadan sangat tinggi. Zoro yang tinggi badannya 1,81 meter saja masih kalah tinggi darinya. 

Jika dilihat dari posisinya saat duduk di samping Zoro, kurang lebih tinggi badan Kiku sekitar 3 meter.

Tapi yang unik, saat berbicara Kiku menggunakan kata "Sessha" bukan "Watashi" atau "boku" sebagai kata ganti "saya."

Padahal kata "Sesha" umumnya hanya digunakan oleh seorang samurai laki-laki.

Mungkinkah hal ini secara tidak langsung menunjukkan kalau O Kiku adalah seorang Okama? Atau ini hanya sekedar cara Kiku untuk menunjukkan kalau dirinya adalah seorang samurai?

Sayang sekali ya kalau ternyata Kiku adalah seorang Okama. Tapi kalau melihat postur tubuhnya yang tingginya sekitar 3 meteran, bisa jadi Kiku memang seorang Okama.

Hiyakz!!!
REVIEW ONEPIECE 914

Keunikan lain yang terjadi di chapter ini adalah, kenapa sekarang jadi Luffy yang terus-terusan menggigit tusuk gigi??? 

Bukannya dichapter sebelumnya yang terus-terusan menggigit tusuk gigi adalah Zoro? 

Dichapter ini Zoro malah sudah tidka lagi menggigit tusuk gigi, sementara Luffy dari awal hingga akhir chapter terus-terusan menggigitnya.

Mungkinkah ini adalah cara Oda untuk memberitahu kita kalau kebiasaan orang Jepang setelah memakan dango adalah menggigit-gigit tusuk satenya??? Who knows lah!

Yang lucu adalah dalam menanggapi kasus O Tama yang keracunan air sungai, Luffy pikir, O Tama bisa keracunan karena usianya masih kanak-kanak.

Jika O Tama sudah besar nanti, dia tidak akan keracunan lagi meskipun meminum air sungai yang tercemar limbah.

Menurut logikanya Luffy, yang menyebabkan seseorang bisa keracunan atau tidak bukanlah faktor kekebalan tubuhnya, melainkan faktor usianya. Wkwkwkwk

Tingkah lucu Luffy tidka berhenti sampai di situ.

Saat ditanya O Tsuru siapa namanya, Luffy langsung akan menjawab Monkey D. Luffy. Tapi belum selesai Luffy bicara, Zoro sudah langsung nyelonong memperkenalkan namanya sebagai Luffytaro.

Dan Luffy langsung setuju dengan nama yang diberikan oleh Zoro tersebut tanpa ngeyel sedikitpun seperti biasanya.

Dan lagi-lagi dia menambahkan akhiran Gozaru untuk mempertegas kalau dirinya adalah seorang Samurai. wkwkwkkw

Sayangnya, meskipun Luffy dan Zoro sudah menyamarkan namanya, dan bahkan sudah menambahkan kata Gozaru di akhir kalimatnya, O Tsuru tetap bisa mengetahui kalau mereka bukanlah penduduk asli Wano.

O Tsuru pun mulai bercerita panjang lebar tentang sejarah Wano dan kota yang ditinggalinya saat ini.

Tapi yang aneh adalah, O Tsuru bilang Klan Kozuki memerintah seluruh kerajaan wano hanya sampai 20 tahunan yang lalu.

Padahal Oden Kozuki baru tewas saat usia Momonosuke sudah sekitar 6 tahunan. Atau sekitar 1,5 tahun sebelum masa sekarang.

Mungkinkah Oda salah tulis dari yang seharusnya 2 tahun malah jadi 20 tahun???

Atau yang dimaksud oleh Tsuru adalah seperti ini.

Sekitar 20 tahun yang lalu, Oden Kozuki diturunkan dari tahtanya sebagai penguasa seluruh Wano karena ketahuan keluar dari wilayah kerajaan terisolasi tersebut untuk ikut berlayar bersama dengan Gol D. Roger.

Oden Kozuki yang sebelumnya berkuasa atas seluruh wilayah Wano, kemudian kekuasaannya diperkecil jadi hanya diwilayah Kuri saja.

Di wilayah Kuri inilah, dia kemudian membangun Oden Castle dan membuat semacam perkebunan untuk mencukupi kebutuhan makanan penduduk setempat.

Jika skenarionya semacam ini, lalu kenapa Orochi dan Kaido sampai harus membunuhnya disaat Oden Kozuki sudah tidak lagi berkuasa atas seluruh Wano???

Mungkinkah kematian Oden sebenarnya tidak terkait dengan kudeta kerajaan Wano oleh Orochi? Tetapi lebih karena pengetahuan Oden tentang Phoneglyph dan harta karun Onepiece yang diincar oleh Kaido???

Entahlah...

Namun yang pasti, akibat menceritakan kisah tentang klan Kozuki, nyawa O Tsuru hampir saja melayang seketika.

Jika Zoro tidak sigap menangkisnya, kepala Tsuru sudah tertembuh sebuah panah yang melayang tepat ke bagian wajahnya.

Seperti yang sudah disebutkan oleh O Tama pada chapter 911, menyebut nama "Klan Kozuki" adalah sebuah pelanggaran berat di Wano. Hukumannya adalah hukuman mati.

Dan ternyata hukuman tersebut bisa dilakukan dengan cara eksekusi di tempat seperti yang hampir dialami oleh O Tsuru.

Seorang anak buah Kaido pengguna kekuatan Artificial kelelawar yang memiliki pendengaran 6 x lebih tajam dibandingkan pendengaran manusia normal, langsung berniat mengeksekusi O Tsuru begitu mendengar dia berbicara jelek tentang Shogun.

Dan dia tidak datang sendirian. Dia datang dengan seekor Gifters lain yang memiliki kaki kijang yang konon bisa berlari hingga kecepatan maksimal 200 km/jam.

Di saat Zoro dan yang lainnya disibukkan oleh si manusia kelelawar, si kaki kijang mengendap-endap dan menculik O Tama.

Melihat O Tama diculik, O Kiku langsung mengambil sebilah katana dan mengendarai Komainu untuk mengejarnya.

Ternyata O Kiku beneran seorang samurai dan selama ini dia menyembunyikan sebilah katana di salah satu lantai di kedai milik O Tsuru.

Melihat Kiku mengejar si penculik, Luffy langsung ikut mengejarnya bersama dengan Zoro.

Sepertinya, sejak awal target utama mereka bukanlah O Tsuru, melainkan O Tama.

Kemampuan unik yang dimiliki oleh O Tama lah yang membuat pemimpin mereka yang bernama Holdem tertarik untuk menculiknya.

Dilihat sekilas dari siluetnya, si Holdem ini sepertinya adalah seorang pengguna kekuatan Zoan Singa.

Tapi bisa jadi dia adalah pengguna kekuatan Nue seperti yang kita bahas di video yang sebelumnya.

Nah, dengan dibawanya O Tama ke wilayah yang disebut dengan distrik Bakura, yang konon merupakan wilayah kekuasaan para bajak laut,  maka pertarungan seru sepertinya akan segera tersaji di chapter minggu depan.

Itu jika Trafalgar Law, tidak datang tepat waktu untuk mencegah Luffy dan Zoro memasuki wilayah tersebut.
Tapi melihat posisi Luffy dan Zoro yang sudah berada tepat di depan pintu gerbang, kecil kemungkinan Law akan berhasil menghentikannya.

Sehingga Luffy dan Zoro akan kembali bertarung melawan salah satu Headlinernya Kaido lagi yang kali ini bernama Holdem. Yang sepertinya diambil dari permainan kartu Holdem Poker, seperti nama-nama anak buah Kaido yang lain seperti Jack, Sheephead, dan Ginrumy.

Piye menurutmu cah????

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons