Monday, 12 March 2018

[ REVIEW BLACK CLOVER 148 ] LICHT ADALAH TETUA ELF??? LIAR ADALAH LICHT???

Manga Black Clover chapter 148 ini alur ceritanya sangat unik. Butuh waktu hingga beberapa hari untuk saya bisa mencerna pesan yang ingin disampaikan.

Memang benar, apa yang ditampilkan dalam chapter ini adalah cerita flashback tentang seorang Elf yang bernama Licht.

Tetapi flashback tersebut tidak dilihat dari sudut pandang Licht sendiri. Melainkan dilihat dari sudut pandang seorang Elf lain yang bernama Liar.

Dan Elf yang bernama Liar ini adalah saksi hidup tragedi pembantaian para Elf oleh manusia dimasa lampau.

Uniknya, Liar juga merupakan salah satu dari Elf yang ikut terbunuh dalam tragedi tersebut.

Dia bisa mengingat setiap detil kejadian tersebut karena dia mengalami proses reinkarnasi yang tidak biasa.
REVIEW BLACK CLOVER 148

Menurut apa yang kami tangkap, Liar dapat mengingat semua kejadian di kehidupannya yang sebelumnya karena saat tragedi pembantaian tersebut, diujung sakaratul mautnya, Licht berhasil membangkitkan kekuatan sihir terlarang, yaitu sihir reinkarnasi.

Sayangnya, kekuatan terlarangnya tersebut tidak dapat mereinkarnasi semua Elf yang terbunuh. Bahkan dirinya sendiri tidak ikut terpengaruh oleh sihir terlarang tersebut.

Satu-satunya Elf yang berhasil ter-cover sihir reinkarnasinya itu justru hanyalah Liar.

Dan Liar terlahir kembali dengan tubuh dan wajah yang sama persis dengan Licht. Baik itu Licht yang ada di dalam ingatan Liar, maupun Licht si pemimpin White Night Demon Eye saat ini.

Dan uniknya lagi, tubuh yang menjadi wadah dari reinkarnasinya Liar ini memiliki kesadarannya sendiri.

Sederhananya, jiwa reinkarnasinya Liar si Elf ikut numpang di tubuh manusia yang memiliki jiwanya sendiri. 

Jadi satu tubuh dihuni 2 jiwa. Tapi bukan kepribadian ganda, karena ketika Liar mengambil alih tubuh tersebut, tidak hanya ingatannya saja yang berubah, tetapi wajah, bentuk fisik, hingga kemampuan sihirnya pun ikut berubah.

Seperti yang terjadi pada kasus Licht si pemimpin White Night Demon Eye yang numpang ditubuh William Vengeance si pemimpin orde Fajar Keemasan.

William memiliki sihir berjenis pepohonan, sementara Licht yang numpang ditubuhnya memiliki tipe sihir cahaya.

Nah, berdasarkan dari cerita Flashback ini, diketahui jika Licht yang asli merupakan seorang Elf yang berhati baik, dan punya keinginan untuk hidup berdampingan dengan manusia.

Dia adalah seorang Elf yang memiliki sihir tipe pedang. Kami ulangi sekali lagi, SIHIR TIPE PEDANG!!!

Ada yang aneh?

Tentu saja aneh, karena umumnya tipe sihir itu berupa elemen alam, seperti air, api, cahaya, pasir, Es dll. Tapi sihir Licht si Elf adalah tipe Pedang.

Padahal pengguna sihir tipe elemen apapun bisa menciptakan sihir berbentuk pedang. Tetapi kenapa sihir Licht dikhususkan sebagai sihir Pedang?

Pastinya pedang yang bisa dia ciptakan dari kekuatan sihirnya bukan pedang biasa. Kuat dugaan kalau Licht yang ada dalam cerita Flashback ini adalah Tetua Elf, si pemilik asli Pedang anti sihir yang saat ini digunakan oleh Asta.

Terlebih lagi, dari semua Elf yang ditampilkan, hanya Licht seorang yang memiliki gaya rambut kuncir yang mirip dengan siluet Elder Elf yang pernah ditampilkan di manga chapter 101.

Yang jadi masalah sekarang, Licht yang asli merupakan pengguna Grimoire semanggi berdaun 4. Sementara Pedang anti sihir Asta tersimpan dalam Grimoire semanggi berdaun lima.

Kami rasa hal ini ada hubungannya dengan sihir terlarang yang dibangkitkan oleh Licht disaat terjadinya tragedi pembantaian kaum Elf dimasa lalu.

Mungkin Grimoire semanggi berdaun lima yang dimiliki oleh Asta saat ini merupakan evolusi dari Grimoire semanggi berdaun empat yang berelemen pedang milik Licht.

Dalam cerita flashback tersebut, sebelum Liar benar-benar tewas dan memejamkan matanya, sekilas dia melihat bayangan Licht yang masih berdiri tegak diselimuti aura hitam.

Bagaimana jika ternyata pada saat itu, Licht tidak hanya mengaktifkan sihir Reinkarnasi, tetapi juga membangkitkan Demon God.

Seperti yang kita tahu, jenis sihir yang menyerang acara pernikahannya Licht adalah sihir cahaya.

Dan dalam sejarah Clover Kingdom, Kaisar sihir pertama mereka yang mengalahkan Demon God adalah pengguna kekuatan sihir Cahaya,

Jika tragedi tersebut menyebabkan seluruh kaum Elf meninggal, maka seharusnya Demon God tidak akan pernah muncul di Clover Kingdom. Karena yang bisa membangkitkan Demon God hanyalah kaum ELf.

Jadi, kami rasa, Demon God yang menyerang Clover Kingdom muncul pada hari dan waktu yang sama dengan saat terjadinya tragedi pembantaian kaum Elf.

Dan yang membangkitkan Demon God tersebut tidak lain adalah Licht. Elf terakhir yang masih mampu bertahan hidup dari gempuran sihir cahaya yang menyerang pesta pernikahannya.

Dengan kata lain, Demon God muncul menyerang kerajaan Clover adalah sebagai akibat dari kejahatan manusia yang menyerang kaum Elf.

Kaum Elf memang memiliki kemampuan untuk membangkitkan si dewa iblis, tetapi manusia adalah iblis yang sebenarnya.

Kesimpulannya, Licht yang ada saat ini, yaitu Licht si pemimpin White Night Demon Eye, bukanlah reinkarnasi dari Licht si tetua Elf. Melainkan reinkarnasi dari seorang Elf yang bernama Liar yang kemungkinan besar adalah anak didiknya Licht di masa lalu.

Liar si Elf, tidak hanya sekali dua kali mengalami reinkarnasi. Dia sudah mengalami berkali-kali proses reinkarnasi sebelum akhirnya bereinkarnasi di dalam tubuh William.

Dan karena reinkarnasinya Liar memiliki penampilan yang serupa dengan Licht si tetua Elf, maka dia menyandang nama tersebut untuk mengenang dan menghormati Licht yang asli.

Dan Liar si Elf ini, bukanlah Liar si mata ketiga White Night Demon Eye.

Uelok tenan ceritane cah. Jadi makin nggak jelas musuh yang sebenarnya itu manusia atau Elf. Alur ceritanya jadi makin menarik dan misterius.

Jadi nggak sabar nunggu chapter berikutnya rilis!

Piye menurutmu cah? Semoga kalian nggak puyeng ngikutinnya.

Saturday, 10 March 2018

[ REVIEW ONEPIECE 897 ] PEKOMS MENGGILA!!! GERMA 66 TIBA!!! PERANG BESAR DIMULAI!!!

Chapter 897 terfokus pada rencana Pekoms untuk membawa Luffy keluar dari dunia cermin dan melarikan diri dari kepungan pasukan tempurnya Big Mom yang sudah berkumpul di Cacao Island.

Saat ini Cacao Island sudah dikepung baik dari darat maupun dari lautan.

Pasukan besar Big Mom yang dipimpin oleh Oven, sudah mengepung satu-satu-nya pintu keluar dari dunia cermin di Pulau cokelat.

Sementara armada angkatan laut Big Mom yang sepertinya dipimpin oleh eks Sweet Commander, Snack, sudah diparkir mengelilingi Cacao Island.

Dan ditengah lautan, Thousand Sunny yang kecil mungil sedang dikuntit oleh armada besar pimpinan Sweet Commander, Smoothie.

Wohohoho kalau begini mah, defensenya Big Mom FC sudah lebih rapet daripada strategi Parkir Bus-nya Antonio Conte pas lawan Manchester City kemaren, ya nggak?.

Celurut saja seharusnya sudah tidak bisa kabur dari rapatnya barisan pertahanannya Big Mom FC.

Tapi Luffy bukan celurut. Dia itu Monkey. Dan saat ini dia sedang dibantu kabur oleh seekor Singa dari Zou, Pekoms.

Berasal dari Zou, dan saat ini kondisi di luar sedang Bulan Purnama, membuat Pekoms memiliki banyak keunggulan untuk melancarkan strategi serangan balik.

Pekoms berencana mengamuk dalam wujud Sulong-nya untuk memporakporandakan barisan pasukan Big Mom dan memberi celah bagi Luffy untuk kabur.

Sayangnya, Pekoms sama sekali tidak memiliki kendali terhadap kekuatan buasnya tersebut. 

Ketika dia sudah memasuki mode Sulong, dia akan benar-benar berubah menjadi Monster yang mindless. Nggak punya kesadaran.

Dia akan mengamuk membabi buta, tanpa mengetahui siapa lawan siapa kawan. Berbeda dengan Carrot yang mungkin jika diskala 1 - 10, Carrot sudah menguasai mode Sulong dikisaran angka 7.

Jadi Carrot masih bisa mengendalikan kekuatan Sulongnya, meskipun hanya dalam waktu yang terbatas.

Nah, menurut Pekoms, hanya ada satu orang yang suaranya masih dapat dia kenali meskipun dirinya sudah masuk ke mode Sulong.

Dia adalah Pedro. Namun saat ini, Pedro sudah Almarhum, jadi menurut Pekoms, sudah tidak ada lagi makhluk hidup yang suaranya masih akan dia kenali saat sudah masuk ke mode Sulong.

Namun kami rasa apa yang Pekoms yakini tersebut salah. Kami pikir, nanti, entah bagaimana caranya, Pekoms masih akan bisa mendengarkan suaranya Luffy meskipun Sulongnya masih aktif.

Ngomong-ngomong soal Pedro. Agak Ironis memang kenapa Pedro harus buru-buru melakukan serangan bunuh diri. 

Padahal jika dia mau bersabar, dia bisa menunggu hingga malam tiba dan berubah ke wujud Sulong.

Dan karena Pedro adalah gurunya Carrot dan Pekoms, kami yakin Pedro ini pastinya sudah setingkat Master dalam pengendalian transformasi Sulong.

Nah, sesuai dengan yang sudah direncanakan, begitu berhasil keluar dari dunia cermin, Pekoms langsung melepas kacamata hitamnya kemudian bertransformasi ke wujud Sulong.

Pekoms kemudian mengamuk dan berhasil membukakan celah bagi Luffy untuk bisa kabur.

Ada yang menarik nih pada saat Pekoms keluar dari dunia cermin.

Meskipun dia sudah melakukan penyamaran yang heboh, tetapi ternyata anggota bajak laut Big Mom, masih bisa mengenalinya.

Anehnya lagi, meskipun jelas-jelas penyamarannya sudah ketahuan, tetapi Pekoms masih berpikir, kalau penyamarannya tersebut masih rapi, masih clean.

Dia pikir, identitas aslinya baru akan benar-benar terbongkar setelah dia melakukan perubahan Sulong. Karena di Whole Cake Island hanya ada satu Mink yang dapat melakukan hal tersebut. 

Pantes saja di chapter kemaren Luffy langsung dapat mengenali Pekoms. Ternyata bukan karena IQ Luffy yang tambah pinter, tapi ternyata karena penyamarannya Pekoms yang super payah.
REVIEW ONEPIECE 897

Payahnya lagi, meskipun sudah masuk ke wujud Sulong, tetapi Pekoms masih tetap kalah kuat dari Charlotte Oven.

Sekali pukul, Pekoms langsung muntah darah. Dimana selanjutnya dia dikepung dan tertangkap oleh anak-anaknya Big Mom yang lain, yang ternyata sudah tahu bagaimana cara mengatasi perubahan wujud Sulongnya Pekoms, yaitu dengan menghalangi matanya agar tidka melihat langsung Bulan Purnama.

Tapi sepertinya jalan yang diambil oleh Charlotte Decufflets bukan dengan memasangkan kembali kacamatanya Pekoms. Melainkan dengan menculekkan Scythe atau senjata malaikat mautnya, ke matanya Pekoms.

Sadezzzz!!!

Entah bagaimana nasib Pekoms setelah diculek oleh Decufflets menggunakan Schyte. Semoga saja dia bisa meloloskan diri tepat waktu dan kini dalam kondisi yang sehat wal'afiat.

Ini agak Ironis juga ya. Diawal kemunculannya, Pekoms terlihat sangat kuat dan mengintimidasi. Bahkan sampai ada beberapa blogger dan Youtuber yang memasukkan Pekoms sebagai salah satu dari 10 pengguna kekuatan Zoan terkuat di dunia One Piece.

Tapi kesini-kesini dirinya malah kelihatan seperti karakter penghibur yang lucu, dan kekuatannya hanya sebatas ecek ecek.

Terlepas daripada itu, berkat keributan yang diciptakan oleh Pekoms, Luffy punya kesempatan untuk melompat kabur dari lokasi pengepungan.

Meskipun pada akhirnya lompatannya tersebut justru membuatnya menjadi sasaran empuk bagi Raisin, si Madara Uchihanya Onepiece.

Beruntung, Sanji datang tepat waktu menangkap Luffy, menggajul mukanya Raisin, kemudian terbang kabur menggunakan kemampuan Sky Walk-nya.

Nah yang menarik dari sosok Raisin ini menurut kami, selain muka dan gaya rambutnya yang mirip Uchiha Madara, pedang yang dia gunakan terlihat memiliki pola yang hampir sama dengan Shusuinya Roronoa Zoro.

Mungkinkah si Raisin ini juga merupakan salah satu Pendekar Pedang pengguna Kokuto seperti Roronoa Zoro dan Dracule Mihawk?

Kayaknya enggak deh. 

Lanjut ke misi pelarian.

Setelah menggajul Raisin hingga terpelanting entah kemana, Sanji membawa Luffy pergi menggunakan kemampuan Sky Walk-nya.

Namun ternyata kemampuan Skywalk bukanlah sesuatu yang terlalu spesial dihadapan pasukan Yongko.

Beberapa anak buahnya Big Mom ternyata juga mampu menggunakan teknik tersebut. Contohnya saja Cahrlotte Yuen.

Meskipun badannya terlihat besar dan tambun, tetapi ternyata dia memiliki ilmu meringankan tubuh yang tidak kalah mahir dibandingkan dengan Sanji.

Dengan tongkat unik yang ujungnya bisa membesar seperti tongkat kilo tonnya Usopp, Yuen menyemash Sanji dan Luffy sekaligus hingga terjungkal ke tanah dan kembali dikepung anak buahnya Big Mom.

Beurntung dimomen-momen yang kritis ini, pasukan Germa 66 datang tepat waktu menyelamtkan mereka.

Reiju, Niji, Ichiji, dan Yonji terjun langsung ke tengah pertempuran untuk melindungi Luffy dan Sanji.

Sementara armada tempurnya Germa memporak porandakan angkatan lautnya Big Mom yang mengelilingi Cacao Island, dan membukakan jalan bagi Sunny untuk menjemput kapten mereka.

Nah, kira-kira siapa saja petinggi Big Mom Pirates yang akan menghadapi para pentolannya Germa 66 ini?

Kalau menurut prediksi kami, di chapter berikutnya Oven akan kembali berhadapan dengan Vinsmoke Niji, sementara Yuen akan dihandle oleh Yonji.

Kemungkinan besar Niji akan balas dendam kepada Oven, karena dirinya sudah diplekotho pada pertemuan pertama mereka saat chaos di Tea Party.

Kami tidak yakin siapa yang akan dihadapi oleh Ichiji, tetapi sepertinya dia dan Reiju akan menghajar cukup banyak anak-anaknya Big Mom.

Lalu siapa yang akan menghadapi Snack dan Smoothie?

Kami tidak begitu yakin, tetapi sepertinya eks komandan Snack akan berhadapan dengan Vinsmoke Judge.

Sedangkan lawan untuk Smoothie, sepertinya memang yang paling layak adalah Vinsmoke Reiju.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons