Sunday, 18 February 2018

[ PREVIEW DBS 129 ] Perfect form Ultra Instinct Goku bangkit!!! Pertarungan setingkat para Angel dimulai!!!

Sebelum kita masuk ke pembahasan preview episode 129, ada baiknya kita ulas dulu poin-poin penting yang terjadi pada anime Dragon Ball episode 128.

Sesuai dugaan banyak orang, Vegeta akhirnya benar-benar keluar arena di episode 128 tadi. 

Tapi yang diluar ekspektasi adalah, ternyata sebelum benar-benar jatuh keluar arena, Vegeta menyempatkan diri memberikan sisa-sisa tenaganya kepada Son Goku.

Yang membuat Son Goku yang sudah tak berdaya, bisa bangkit lagi dan berubah ke mode Super Saiyan Blue. Meskipun pada akhirnya kekuatannya tersebut masih tidak berarti banyak melawan kedigdayaan Jiren.

Dan entah bagaimana skemanya, entah apa pemicunya, lagi-lagi Son Goku bisa memasuki mode Ultra Intinct Omen di detik-detik yang super kritis.

Dengan bangkitnya kekuatan tersebut, Universe 7 yang nyaris kehilangan asa, kembali punya harapan untuk memenangkan turnamen of power.

Tapi ada satu hal lagi yang benar-benar diluar ekspektasi siapapun. Frieza yang konon katanya akan ikut keluar arena di episode 128 bersama dengan Vegeta, sama sekali tidak tersentuh siapapun.

Padahal dalam SPOILER yang sudah lama beredar, disebutkan kalau di episode 129 hanya tinggal tersisa Son Goku dari Universe 7 dan Jiren dari Universe 11 yang masih bertahan di arena.

Ada apa ini, ada apa???

Jangan-jangan apa yang kami jadikan lelucon di dua video preview kami sebelumnya, malah akan jadi kenyataan. 

Keberadaan Frieza di dalam arena sejenak akan dilupakan oleh siapapun, termasuk si naratornya.

Dan karena keberadaan Frieza di dalam arena terlupakan, di akhir Turnamen, justru dia yang menjadi kunci kemenangan Universe 7.

Entah karena Jiren dan Goku keluar arena secara bersamaan, sehingga tinggal Frieza saja yang masih tertinggal di arena. 

Atau karena masih ada Frieza di dalam arena, Universe 7 yang bertahan hingga waktu turnamen habis, jadi unggul jumlah pemain dari Universe 11 yang tinggal menyisakan Jiren.

Bikin deg degan aja deh!!! Nggak bisa ngebayangin kalau Frieza yang jadi juaranya, permohonan macam apa yang akan dia minta menggunakan Super Dragon Ball.
PREVIEW Dragon Ball Ssuper 129

Nah, sekarang waktunya kita masuk ke pembahasan Preview Dragon Ball Super episode 129 minggu depan.

Setelah mengaktifkan sekali lagi mode Ultra Instinct Omen, kelihatannya Goku sudah mulai bisa memberikan serangan balik yang cukup berarti kepada Jiren.

Di episode 116 lalu, Whis menyebutkan kalau sepertinya Goku masih belum bisa menguasai Ultra Instinct saat dalam mode menyerang.

Tapi sepertinya di episode 129 mendatang Goku sudah mulai bisa mengatasinya. Meskipun masih menggunakan mode Ultra Instinct Omen yang sama.

Dalam preview tampak beberapa kali Goku memberikan serangan yang cukup mengintimidasi.

Salah satunya adalah tendangan tanpa bayangan yang satu ini.

Ini keren sekali lho cah! Setelah Goku selesai melakukan tendangan, ledakannya baru muncul beberapa detik kemudian.

Seharusnya dengan serangan yang telat panas semacam ini, paling tidak Jiren akan mendapatkan damage yang lumayan lah! Setidaknya memar-memar di punggung, atau sobekan bajunya jadi makin melebar.

Nah, selanjutnya pertarungan ikonik yang watatatatattatattata kembali terjadi.

Dilanjutkan dengan super kamehameha ke arahan Jiren yang terlihat mirip seperti yang Goku gunakan untuk mengeliminasi Kefla.

Dan seperti seharusnya, serangan tersebut masih belum cukup kuat untuk melempar Jiren keluar arena.

Tidak hanya level serangannya saja yang tidak cukup kuat untuk mengalahkan Jiren, tetapi wujud Ultra Instinct Omen-nya sendiri pun masih belum cukup kuat untuk mengalahkan si manusia Ultraman ini.

Oleh karenanya di akhir Preview tampak Son Goku berhasil mengakuisisi transformasi baru yang lebih suangar lagi.

Kali ini tidak hanya pupil matanya saja yang berubah warna menjadi silver, tetapi rambutnya Goku pun berubah menjadi silver.

Inilah perfect form dari Ultra Instinct. Atau beberapa fans menyebutnya Mastered Ultra Instinct.

Dengan form ini, kemungkinan besar kekuatan Son Goku kini bukan lagi setingkat Dewa Penghancur. Melainkan sudah setingkat para Angel.

Karena entah kebetulan atau memang sudah disengaja dari awal, semua Angel yang konon semuanya menguasai Ultra Instinct, memiliki warna rambut putih atau silver.

Mirip seperti warna rambutnya Son Goku dalam mode Perfect Ultra Instinct nya ini.

Agak menyebalkan juga sih, karena wujud final Ultra Instinct-nya Goku ini pada akhirnya sangat jauh berbeda dengan yang sudah di SPOILER-kan dulu sebelum Episode 109+110 tayang.

Terlepas dari itu, satu hal yang paling menarik perhatian kami adalah saat pupil matanya Goku di close up, tampak pupil matanya tersebut mengkilat, mirip seperti pupil matanya Jiren.

Jangan-jangan memang benar kalau kekuatan dahsyat-nya Jiren tersebut juga merupakan Ultra Instinct. Dan sudah setingkat Master.

Hanya saja karena kepalanya botak, jadi rambutnya tidak tampak berubah menjadi putih atau silver.

Hal ini bisa saja terjadi, karena menurut perkataan Whis dalam Resurection of F Saga, semua orang yang bahkan bukan dewa sekalipun bisa menguasai Ultra Instinct.

Meskipun pada kenyataannya saat itu hanya para Angel dan beberapa Dewa penghancur saja yang diketahui menguasainya.

Dan beberapa dewa penghancur saja. Ingat! Beberapa Dewa Pengahancur saja!

Yang artinya, tidak semua Dewa Penghancur menguasai kemampuan Ultra Instinct ini. Jadi, wajar jika Jiren bisa lebih kuat dari Dewa Penghancur Universe-nya sendiri, Belmod, jika dia juga menguasai ltra Instinct. 

Apalagi samapi setingkat Master.

Terlebih lagi, saat pertama kali Jiren muncul, pergerakannya saat menghindari balok turnamen, terlihat sangat mirip dengan pergerakan Goku dalam mode Ultra Instinct Omen.

Kesimpulannya, kemungkinan besar pertempuran FInal Turnamen Of Power antara Goku vs Jiren ini adalah pertempuran antar para Master Ultra Instinct.

Pertempuran yang tidak lagi setingkat para Hakaishin, tetapi sudah setingkat para Angel.

Piye menurutmu cah?

Saturday, 17 February 2018

[ REVIEW BLACK CLOVER 145 ] Kaisar Sihir Julius Tewas!?!? Siapa penggantinya?

Karena Licht tidak cukup kuat untuk mengalahkan kaisar sihir ke-28, Julius Novachoro, dalam pertarungan one on one yang fair, dia melakukan tindakan licik yang mengancam keselamatan seluruh penduduk ibukota kerajaan Clover.

Licht merilis sihir cahaya super massive yang disebut "Arrows of Judgement" dan berniat menghujani ibukota dengan jutaan pedang cahaya yang dia jatuhkan dari langit.

Licht sadar, sebagai seorang Kaisar Sihir, Julius tidak akan tinggal diam melihat nyawa seluruh warganya terancam.

Meskipun harus mengorbankan jiwanya sendiri, Julius pasti akan melakukan sesuatu untuk menghentikan Arrows of Judgement-nya.

Dan sesuai dugaan, Julius merilis seluruh sihir waktu yang dia simpan untuk menangkis Arrow of Judgment-nya Licht.

Dengan teknik sihir pembalik waktu super besar yang disebut Chrono Anastasis, Julius berhasil menghapus Arrows of Judgement-nya Licht dengan sempurna.

Tetapi sebagai akibatnya, Julius benar-benar sudah kehabisan seluruh mana dan sihir waktu yang dia punya.

Dimana kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Licht untuk menghujamkan pedang cahayanya menembus tubuh Julius.

Belum dikonfirmasi apakah Julius benar-benar tewas atau belum. Tetapi dengan melihat situasi dan kondisinya saat ini, kemungkinan besar Julius akan tewas.

Mana dan sihir waktunya sudah terkuras habis, dan tidak ada ksatria sihir tipe penyembuhan yang berada di dekat lokasi tersebut.

Dalam review kami sebelumnya, kami memang menyebutkan kalau Julius akan tewas ditangan Licht, karena mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan seluruh penduduk kota.

Namun, kami tidak menyangka kalau ternyata Julius mampu mengaktifkan sihir pembalik waktu yang dapat mencakup seluruh area yang akan terkena dampak dari Arrows of Judgement-nya Licht.

Dengan kekuatan sebesar itu, memang nyaris mustahil bagi Licht untuk dapat mengalahkan Julius dalam pertarungan yang fair.
REVIEW BLACK CLOVER 145

Nah, dengan tewasnya Julius, otomastis posisi Kaisar sihir saat ini menjadi kosong. Kira-kira siapa yang akan menggantikannya?

Tentunya sudah jelas, salah satu dari 9 Kapten Ksatria Sihir yang akan menggantikan. Tapi kira-kira siapa yang peluangnya paling besar?

Kalau menurut kami, yang kemungkinan besar akan menjadi Kaisar Sihir berikutnya adalah William.

Dari sudut pandang para Ksatria Sihir, dia adalah kapten dari squad terkuat di Clover Kingdom, sehingga dianggap punya power yang lebih dibandingkan kapten ksatria sihir yang lain.

Dan jika ditelaah dari segi cerita, dengan William menjadi Kaisar Sihir menggantikan Julius, maka posisi Villain akan menjadi semakin kuat.

Dengan semakin kuatnya posisi Villain, maka cerita Black Clover akan menjadi semakin banyak konflik.

Sepertinya yang kita tahu, William ini kan alter ego-nya Licht. Dan sampai saat ini belum ada satu kstaria sihirpun yang mencurigainya, kecuali Yami Sukehiro, Kapten Black Bull.

Dengan menduduki posisi Ksatria Sihir, maka William secara otomatis akan mendapatkan magic stone yang selama ini disimpan oleh Kaisar Sihir sebelumnya.

Nah, dengan mendapatkan magic stone tersebut, kini jalan untuk membangkitkan kembali Demon God menjadi semakin terbuka lebar.

Mungkin dengan menggunakan pengaruhnya sebagai seorang Kaisar Sihir nanti, William akan mengerahkan seluruh bawahannya untuk mengumpulkan magic stone yang tersisa.

Disaat itulah, kecurigaan Yami Sukehiro kepada William kembali menguat. Hingga pada akhirnya dia menemukan fakta kalau William adalah Licht.

Untuk menutupi rahasianya tersebut, kemungkinan besar William akan memfitnah Yami sebagai pengkhianat kerajaan Clover, dan Black Bull Squads akan dibanned.

Atau mungkin malah seluruh Black Bull Squads yang akan dicap sebagai pengkhianat kerajaan Clover.

Dan sebelum prediksi kita semakin jauh mendahului cerita aslinya, mari kita akhiri saja video ini. ^_^

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons