Saturday, 9 June 2018

[ REVIEW ONEPIECE 907 ] SHANKS MENEMUI GOROSEI!!! BIG MOM REUNI DENGAN KAIDO!!!


Big Mom mulai melakukan pergerakan lagi. Dan kali ini dia akan menebar teror di New World bersama dengan si Raja Hewan Buas, Kaido.

Gilanya lagi, dia melakukan kontak dengan Kaido melalui den den mushi yang terhubung dalam jaringan broadcast. 

Baik itu Marine ataupun bajak laut lain, bisa mendengarkan percakapan mereka secara gratis.

Seolah dia sengaja menantan siapa saja, entah itu Marine ataupun bajaklaut, untuk datang menghentikan mereka, jika mereka merasa mampu.

Menariknya lagi, kata-kata yang digunakan oleh Big Mom untuk mengajak Kaido bekerjasama adalah "Let's Get along,,, Just like the old day!" 

Apakah itu artinya, pada jaman dahulu, Big Mom dan Kaido pernah berlayar dalam satu kapal yang sama??? 

Kelompok bajak laut bar bar macam apa yang berani menampung dua monster dunia baru ini???
review manga onepiece chapter 907

Manga onepiece chapter 907 masih memberikan shock terapi yang tidak kalah memacu adrenalin seperti beberapa chapter sebelumnya.

Setelah di chapter 903 Luffy didapuk menjadi Kaisar kelima, chapter 905 Greenbull muncul untuk pertama kalinya, dan dichapter 906 harta karun nasional Mariejoa diperkenalkan, di chapter 907 kerjasama Kaido-Big Mom resmi diikrarkan.

Ajakan kerjasama Big Mom kepada Kaido yang dilakukan dalam saluran terbuka melalui jaringan broadcast denden mushi, jelas membuat seluruh dunia dilanda kepanikan.

Memori kengerian masa lalu pun satu per satu mulaik terkuak.

Kalau kami tidak salah memahaminya, dalam percakapan antara Garp dan para Vice Admiral lain yang tengah berkumpul di Red Port, diketahui kalau lebih dari 40 tahun yang lalu Kaido dan Big Mom pernah berada dalam satu kelompok bajak laut yang sama.

Sebuah kelompok bajak laut yang konon sangat berpengaruh di Eranya, namun perlahan-lahan terkikis dari sejarah ketika Gol D. Roger mulai naik daun.

Dari percakapan tersebut kemudian muncul nama "Rocks" atau mungkin "Locks" karena orang Jepang kalau ngomong "L dan R" terdengar sama.

Rocks ini bisa saja merujuk pada kapten bajak laut tempat Kaido dan Big Mom mengabdi. Tapi bisa juga merujuk pada nama kelompok bajak laut yang diawaki Kaido dan Big Mom.

Dan Garp, ternyata mulai disebut sebagai Marine Hero, setelah bentrok dengan kelompok bajak laut ini. Jauh sebelum dirinya mulai bentrok dengan Gol D Roger.

Raut wajah Garp pun terlihat campuraduk antara ngeri, nostalgic, dan adrenalin ketika membicarakan tentang kelompok bajak laut yang satu ini.

Dengan demikian, bisa dibayangkan betapa mengerikannya kelompok bajak laut yang pernah menjadi tempat mengabdi Kaido dan Big Mom dimasa lalu ini.

Dan kini, seolah ingin memanfaatkan momen Lebaran yang kurang dari seminggu lagi, Big Mom mencoba Speak Speak iblis untuk mengajak Kaido reunian. Wkwkwk.

Maksud kami, dan kini, di Era baru bajak laut, Big Mom dan Kaido seolah ingin mengulang kesuksesan kapten mereka yang kini sudah tiada, dengan membentuk aliansi dua Kaisar Lautan.

Menanggapi dibentuknya duet mawut tersebut, Marinir seolah tidak mau gegabah. Kizaru yang menawarkan diri untuk mencoba terjun langsung mengatasi masalah ini, langsung dilarang oleh Akainu.

Alasannya pun sangat realistis. Kerajaan Wano tidak berada diwilayah Juridistik Pemerintah Dunia, dan terlebih lagi, Marine tidak tahu sama sekali kekuatan tempur dari para Samurai Wano.

Selanjutnya panel berganti ke cerita tentang Sterry dan Game of Throne-nya.

Sifat tamak dan rakusnya yang ingin menjadi King of The World, rasanya sangat tidak perlu untuk dibahas. Semua tentu sudah tahu.

Yang rasanya perlu untuk dibahas adalah tentang singgasana keprabon yang kosong yang disebut dengan The Empty Throne.

Singgasana tersebut disandarannya terdapat logo Pemerintah Dunia yang konon melambangkan pertemuan 4 lautan.

Namun karena ini terpampang di sebuah singgasana, bagaimana jika ternyata maksud dan makna dari Logo tersebut berbeda dengan yang selama ini kita ketahui.

Bagaimana jika empat titik tersebut bukanlah melambangkan 4 lautan, melainkan melambangkan 4 Road Phoneglyph. Dimana titik pertemuan di tengahnya bukanlah Mariejoa, melainkan Raftel, lokasi asli dari The Great Kingdom?

Sedangkan 20 pedang yang menancap di depannya bukanlah melambangkan 20 kerajaan yang bersatu dan beraliansi untuk membentuk sebuah Pemerintahan yang Damai, yaitu World Government, melainkan simbol dari 20 kerajaan yang berkhianat dan mengkudeta The Great Kingdom???

HOROK!!! Lak tambah gayeng kui!!!

Dan sepertinya, setiap ada raja baru yang dilantik, yang berafiliasi dengan Pemerintah Dunia tentunya, maka raja tersebut harus menancapkan sebuah senjata di altar paling bawah sebagai simbol pengabdian. 

Sementara itu, di area Plaza sosialisasi, si tenryubitu ingusan, Charlos, benar-benar membuat keributan, berbuat asusila di depan umum.

Tanpa malu-malu dia menyuruh seorang budak untuk menangkap dan mengikat Putri Shirahoshi untuk dijadikan duyung peliharaan di rumahnya.

Dan karena statusnya yang seorang Tenryubito, meskipun mukanya abstrak dan kekuatannya dibawah minus, tidak ada satu orang pun yang berani mencampuri urusannya.

Kecuali Leo!!!

Meskipun tubuhnya sangat kecil, tetapi ternyata nyalinya sangat besar. Tanpa pikir panjang, karena saking simpel dan polos otaknya, Leo langsung berniat menyengat orang yang menangkap Shirahosi menggunakan tombaknya.

Sayang seribu sayang, CP0 ternyata sudah keburu datang. Leo langsung ditempeleng oleh Lucci, dan Sai yang berusaha mengejarnya juga ikut kena gajulannya Lucci.

Di chapter ini akhirnya kita tahu kalau ternyata tidak hanya Rob Lucci saja mantan CP9 yang bergabung dalam CP0. Kaku si pinokio pun juga mengikuti jejak sang leader.

Entah bagaimana dengan anggota CP9 yang lainnya.

Tapi dengan adanya Lucci dan Kaku, kita jadi bisa berasumsi kalau CP0 ternyata tidak sekuat yang dibayangkan selama ini. 

Orang dua orang yang sudah pernah diplekotho oleh kelompok Topi Jerami saja masih bisa diACC menjadi anggotanya.

Namun ending dari sengketa ini, sangatlah mengejutkan.

Untuk kesekian kalinya, mukanya Charlos kembali ditonjok sampai kocrot!!! Uniknya lagi, muka jelek dan ancurnya, bahkan pose terlemparnya pun terlihat begitu mirip dengan saat Luffy menonjoknya saat di Shabaody.

Puas banget gue ngeliatnya!

Dan karena orang yang membogem Charlos juga adalah seorang Tenryubito, maka CP0 tidak berani untuk ambil tindakan seperti sebelumnya.

Tenryubito yang hatinya lebih manusiawi ini kemudian memperkenalkan diri sebagai Donquixote Mjoshgard.

Seorang Tenryubito yang dulunya angkuh tetapi bisa berubah menjadi luluh setelah pernah ditolong oleh Ratu Otohime saat dirinya terdampar di Ryugu Kingdom.

Keributan di plaza pun selesai dengan jontornya muka Charlos. Namun siapa sangka di dalam istana Pangea keadaannya justru sedang mulai memanas.

Shanks muncul di depan Gorosei untuk membicarakan sesuatu yang penting. Sesuatu yang menyangkut seorang Bajak Laut.

Kira-kira siapa seorang bajak laut yang dimaksudkan oleh Shanks? Mungkinkah Gol D Roger? Atau Monkey D Luffy?

Atauuu... Rocks???

Kalau kami boleh berspekulasi, mungkin bajak laut yang akan dibahas oleh Shanks adalah Rocks. 

Apa yang dilakukannya saat ini mungkin hampir serupa dengan saat dia mendatangi Mobie Dick untuk memperingatkan Shirohige tentang Teach.

Jadi, menurut kami, Shanks datang menemui Gorosei untuk memperingatkan mereka tentang ancaman Perang yang sangat besar yang mungkin akan disulut oleh 2 mantan anak buahnya Rocks, yaitu Big Mom dan Kaido.

Ngomong-ngomong bagaimana ya caranya Shanks sampai ke Mariejoa tanpa diketahui oleh siapapun?

Apakah dia menyamar seperti Sabo? Atau dia tidak melewati Bondola, tetapi menaiki Red Line dengan cara panjat tebing? Atau ada anggota kru-nya yang bisa terbang mengantarnya ke Mariejoa?

Tapi kalau Lafitte, yang hanya bajak laut biasa saja, pernah bisa menyusup ke Mariejoa sendirian sampai masuk ke ruang pertemuan, terus kabur dengan selamat, rasanya wajar kalau Shanks yang seorang Yonko bisa menyusup juga ke Mariejoa.

Meskipun agak sulit diraba bagaimana caranya mendaki Red Line tanpa ketahuan.

Nak menurutmu piye cah?

Sunday, 3 June 2018

[ REVIEW BORUTO 24 ] BORUTO DAN KAWAKI ADALAH WADAH KOSONG???


Satu per satu member KARA mulai bermunculan untuk turut campur dalam pencarian Vessel yang hilang di hutan perbatasan Desa Konohagakure.

Satu per satu identitas mereka mulai diperkenalkan dan satu persatu kekuatan mereka pun mulai diperlihatkan. Meskipun baru sebagiannya saja.

Di chapter 24 ini, satu member KARA kembali diperkenalkan lagi. 

Kalau Jigen sih kalian pasti sudah kenal, tapi member cewek mungil KARA ini kalian pasti baru mengenalnya di chapter ini.

Namanya adalah Delta. Dan entah kenapa saat pertama kali melihat karakter ini, hal pertama yang langsung terpikirkan dikepala gue adalah Tornado of Terror, Tatsumaki, dari anime One Punch Man. Haha. 

Gaya rambut, warna baju, galak-galaknya, dan ukuran itunya terlihat begitu mirip dengan Tatsumaki. Dan gue yakin, salah satu dari kalian pasti juga ada yang berpikiran sama dengan gue. YA KAN???

Nah, setelah di chapter sebelumnya kita diperlihatkan dengan kekuatan dari Kashin Koji yang kebanyakan bertema kodok, di chapter ini, untuk pertama kalinya kita diperlihatkan kekuatan dari Jigen, Pemimpin KARA.

Memang hanya sekilas, dan hanya digunakan untuk hal sepele, tetapi point utamanya sudah dapet. Kekuatan Jigen berjenis CREATION!

Hal ini terlihat saat Jigen menciptakan ulang meja makan lengkap dengan telur ceplok dan sebotol Coca Cola di atasnya.

Sebelumnya kami pikir, yang dilakukan oleh Jigen adalah memundurkan waktu, mengembalikan kondisi meja makan seperti semula sebelum dihancurkan oleh Delta.

Tapi kami segera berubah pikiran, setelah melihat meja yang hancur serta pecahan piring dan botol yang masih berceceran disudut ruangan.

FIX sudah kalau yang dilakukan oleh Jigen adalah menciptakan satu set perlengkapan dinner yang baru. 

Dan itu bukan bunshin loh! Karena telor ceploknya beneran bisa dimakan, dan coca colanya beneran bisa diminum, orang abis itu Jigen bilang NYATANYA NYEGERIN!!! Wkwkwkkw

Kekuatan CREATION semacam ini, belum pernah ditampilkan sebelumnya dalam cerita Naruto. Jadi ini bener-bener jenis kekuatan baru yang muncul dalam seri Boruto.

Sangat layak untuk menantikan bagaimana cara menggunakannya dalam pertempuran. Apakah akan seperti Green Lantern atau seperti The Law of Ueki???

Kita tunggu saja tanggal mainnya.
REVIEW MANGA BORUTO CHAPTER 24

Di tempat lain, tim Boruto akhirnya melakukan kontak dengan Kawaki yang telah kembali sadar dari semaputnya setelah teringat kembali saat-saat Jigen membelinya dari seorang pria dan mengangkatnya sebagai anak.

Sepertinya hari-harinya menjadi anak angkat Jigen tidak berjalan indah seperti keluarga cemara. Sehingga, hal pertama yang dia lakukan setelah tersadarkan diri adalah marah dan meluapkan emosinya.

Kawaki menyerang siapa saja yang ada didekatnya, dan menunjukkan gelagat tidak mempercayai siapapun. Everybody is enemy.

Sementara itu, dari kejauhan Kashin Koji harnya berdiri menonton. Sampai tiba-tiba Delta datang menghampirinya.

Delta yang sudah mendapatkan ijin dari Jigen, akhirnya ikut campur ke dalam tugasnya Kashin Koji untuk menemukan Vessel.

Dan Vessel yang dimaksud tersebut ternyata memang benar adalah Kawaki.

Entah apa sebabnya kenapa Kawaki bisa disebut sebagai Vessel, atau Wadah kosong, karena jika dia hanyalah wadah kosong yang dipersiapkan untuk diisi ilmu, ilmu macam apa yang akan diberikan kepadanya, toh dia sudah memiliki segel Karma di tangannya.

Sebuah segel yang konon memiliki kekuatan setara Dewa.

Terlebih lagi, jika Kawaki disebut Vessel karena segel KARMA yang dimilikinya, maka secara otomatis, Boruto juga bisa disebut sebagai Vessel, bukan?

HOROK!!!

Nah, kebingunan ini sepertinya juga dirasakan oleh Delta, setelah dia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau Boruto juga memiliki KARMA di tangannya.

Keterkejutan Delta yang terlihat sangat, menunjukkan kalau selama ini, KARA yakin hanya ada satu buah KARMA yang ada di Bumi. Yaitu KARMA yang berada di tubuh Kawaki.

Tapi jika melihat KARMA ditangan Boruto saja bisa seterkejut itu, lalu apa gunanya mereka menempelkan banyak simbol KARMA di ruangan pertemuan mereka di chapter 16 lalu???

HOROK!! Kesalahpahaman macam apa yang terjadi antara KARA dengan klan Otsutsuki???

Nah uniknya lagi, di chapter ini Kashin Koji berkata "ada dua Karma, Nah apa yang akan terjadi..."

Ini maksudnya gimana coba???

Bukannya di chapter 16 terlihat ada banyak egel-segel KARMA yang tertempel di ruang pertemuan KARA???

Seharusnya dengan adanya banyak logo tersebut, KARA sudah tidak heran lagi kalau di Bumi ternyata ada lebih dari 2 orang yang memiliki KARMA.

Ataukah, sebenarnya logo-logo tersebut ternyata bukan variasi dari berbagai kekuatan Karma, melainkan tahapan-tahapan kekuatan yang akan dimiliki oleh satu orang pengguna KARMA?

Ini layak untuk ditunggu penjelasannya nanti dichapter-chapter mendatang.

Nah, belum berhasil Boruto melakukan speak speak iblis untuk meluluhkan kerasnya hati Kawaki, seorang anggota outer KARA yang lain tiba-tiba muncul dan mengintimidasi.

Member outer KARA yang diketahui bernama Garou tersebut ternyata bermulut ember.. padahal mulutnya sudah ditutupi masker.

Tanpa ditanya, dia sudah mempresentasikan dengan sendirinya struktur organisasi KARA yang terdiri dari outer dan inner, serta dengan embernya membocorkan identitas Kawaki sebagai Vessel yang sedang dicari-cari oleh KARA.

Nah loh!!!

Akibat dari provokasinya tersebut, Kawaki yang pada dasarnya sudah emosional, langsung tersulut emosi untuk menyerangnya secara head to head.

Dan jika ditelaah dari perkataannya, sepertinya, Kawaki pernah mengalahkan orang ini dimasa lalu. Dan Kawaki pulalah yang telah membuat mulutnya nyonyor sehingga harus ditutupi masker.

Kesimpulannya, kami cukup bingung dengan inti cerita dari chapter ini.

Menurut pemahama kami, jika Kawaki yang memiliki segel KARMA ditangannya disebut sebagai wadah kosong, berarti Boruto juga bisa disbeut sebagai wadah kosong.

Nah, jika Kawaki dan Boruto adalah wadah kosong, berarti ada sesuatu yang sangat spesial yang hanya bisa ditampung oleh kedua tubuh tersebut.

Dan jika KARA sudah lama mempersiapkan wadah kosong tersebut, melalui tubuh Kawaki, berarti mereka sudah mengetahui cara untuk mengisi kekosongan serta memaksimalkan potensi kekuatan dewa yang dimiliki si wadah kosong.

Apakah itu artinya, jika Boruto ingin menguasai kekuatan dari KARMA yang ada ditelapak tangannya, dia harus bergabung dengan KARA terlebih dahulu???


Horok, piye jal???

Nak menurutmu piye cah???

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons