Monday, 5 March 2018

[ REVIEW DBS 129 + PREVIEW DBS 130 ] SEMUA HAKAISHIN TERKEJUT!!! GOKU MENGUASAI MASTER ULTRA INSTINCT!!!

Pada kesempatan kali ini, Otaku Indonesia akan membahas tentang Preview anime Dragon Ball Super episode 130 yang akan tayang next week.

Tapi sebelum kita membahas Preview episode minggu depan, alangkah indahnya kalau kita bahas dulu beberapa poin penting yang terjadi dalam anime Dragon Ball Super episode 129 yang barusan tayang.

Pertarungan ronde kedua antara Ultra Instinct Goku vs Jiren kembali terjadi di episode kali ini.

Dan sesuai dugaan banyak orang, kemampuan Ultra Instinc Omen memang masih belum cukup untuk menandingi Jiren, apalagi untuk mengalahkannnya.

Dalam mode Ultra INstinct yang belum sempurna ini, Goku hanya unggul dalam segi defense. Dia bisa menghindari setiap serangan Jiren dengan sempurna.

Tetapi saat dia beralih ke mode menyerang, kemampuan Ultra Instinctnya jadi kacau balau. Offense Goku benar-benar payah dalam wujud ini.

Bahkan meskipun dia sudah menembakkan Kamehameha dengan kekuatan penuh seperti saat melempar Kefla keluar arena, hal itu sama sekali tidak membuat Jiren bergeser dari zona nyamannya sedikitpun.

Terlepas dari, itu karena Jiren sudah mengobservasi pola pergerakan Goku saat melawan Kefla atau tidak, tetapi pada kenyataannya Kamehameha Ultra Instinct Goku memang nggak ngefek sedikitpun dihadapan infinite powernya Jiren

Malahan Goku nyaris terkena serangan balik yang telak dari Jiren jika dia tidak tepat waktu memanfaatkan sisa energi Kamehamehanya sebagai tameng untuk menahan serangan balik dair Jiren tersebut.

Nah adegan yang bikin merinding terjadi setelahnya.

Selama ini Vegeta selalu menolak, tidak mengakui, kalau Goku lebih kuat darinya. Dia selalu merasa memiliki kekuatan yang sebanding dengan Goku.

Tapi di episode ini nih, secara tidak langsung Vegeta sudah mengakui kalau kekuatan Goku memang sudah jauh berada di atas kekuatannya.

Meskipun Vegeta mengatakannya dengan bahasa yang.... yeahhh, masih dibungkus aroma keangkuhan.

Alih-alih mengatakan "Kakarot, kamu harus bisa mengalahkan Jiren!" Vegeta justru bilang "Kakarot, aku tidak mengijinkan kamu kalah dari Jiren!"

Jadi, kesannya Vegeta tidak meminta apalagi memohon kepada Goku agar menang dari Jiren, tapi Vegeta memposisikan dirinya sebagai atasan yang menyuruh bawahannya untuk menang bagaimanapun caranya.

Intinya Vegeta bilang kalau Gue udah ngasih semuanya ke loe, So, elu nggak gue ijinin kalah dari Jiren. TITIK!

Dan wousshh, seperti layaknya Jenderal Perang kepercayaan Raja, Goku langsung bangkit, dengan tingkat kepercayaan diri yang baru.

Goku mulai mengatur nafas, melepaskan semua beban, dan memfokuskan semua panca inderanya ke dalam pertarungan.

Dan dengan menutup kedua matanya, Goku tidak lagi memikirkan apapun selain pertarungannya saat ini melawan Jiren. 
REVIEW DBS 129 + PREVIEW DBS 130

Sebagai efeknya, aura biru panas yang dipancarkan dari tubuh Goku semakin menguat dan meluas hingga dapat dirasakan dari bangku penonton.

Tidak mau terjebak dalam pola permainannya Son Goku, Jiren pun merilis aura merahnya untuk melenyapkan aura biru Goku yang menyelimuti lingkungan di sekelilingnya.

Dan untuk meredam perkembangan Goku yang terus terusan diluar ekspektasi, Belmod meminta Jiren untuk segera mengakhiri pertarungan tersebut.

Dengan menghujankan sejuta pukulan dari langit ke posisi Goku berada, Jiren bermaksud menjatuhkan Son Goku baik dengan cara menekan Goku sampai jatuh keluar arena menggunakan pukulannya atau menghancurkan lantai tempat Goku berpijak sehingga Goku akan jatuh dengan sendirinya karena sudah tidak ada lagi pijakan.

Namun bukan seorang Saiyan namanya, kalau tidak bisa mengatasi kondisi tersebut dengan sesuatu yang membuat tercengang.

Tekanan yang semakin kuat yang Goku rasakan dari hujan pukulannya Jiren yang bertubi-tubi, perlahan bisa dia balas dengan pukulan yang sejenis.

Dan Boom Boom, satu demi satu pukulan balasan dengan kecepatan super duper sonic, dilancarkan Goku untuk menandingi pukulannya Jiren.

Hingga menimbulkan percikan percikan cahaya yang sangat hebat sebagai akibat dari bentrokan dua pukulan berkecepatan super sonic.

Inilah momen dimana Goku mulai melakukan serangan balik. Peta pertarungan akan segera berbalik setelahnya. Ditandai dengan satu pukulan telak dari Goku yang berhasil disarangkan tepat di bagian perutnya Jiren hingga HOEKSZ!!!

Dan inilah momen yang paling aku suka setiap kali Goku akan melakukan serangan balik menggunakan wujud Ultra Instinct.

Soundtrack musiknya yang dungduteduitetet, dungdutedutetet, dungdutetetttttttt. KA KA KA KA KACHI DAZE, GUN GUN GUN GUN WO MUKI, JAN JAN BYAN BYAN KYUUKYOKU NO BATORU IMI WA NAI SA TATAKAU DAKE.

Ditambah lagi saat Goku melakukan Power Up Ultra INstinct-nya, tiba-tiba muncul aura putih biru yang berbentuk seperti sebuah galaksi.

Josh tenan cah, cah!!!

Kemudian sambil menarik nafas dalam dalam, aura putih biru tersebut sedikit demi sedikit merasuk masuk ke tubuh Son Goku.

Melihat Power Goku yang terus meningkat pesat, Jiren akhirnya mulai tertantang. Dia meresponnya dengan merilis aura merah api dengan kekuatan penuh.

Kalau dipikir-pikir ini jadi mirip dengan kompor gas api biru vs kompor gas api merah. Mana yang lebih panas, mana yang lebih bisa membakar.

Ya, jawabannya sudah pasti, abi biru lebih panas dibandingkan api merah. Dan api putih jauh lebih panas lagi.

Dengan memadatkan Ki Blast yang tadinya seukuran Genkidama, menjadi seukuran bola baseball, Jiren melancarkan serangan maut ke arah Goku.

Jegerrrrr!!! Blep. Ki Blas meledak-ledaknya Jiren langsung lenyap tak berbekas.

Wuelok cah!!! Layaknya seorang Catcher handal, Ki blastnya Jiren yang seukuran bola baseball tersebut berhasil ditangkap Goku dengan hanya menggunakan satu tangan.

Inilah momen krusial kebangkitan Master Ultra Instinct Goku. Perfect Ultra Instinct yang sesungguhnya.

Semua dewa penghancur yang menyaksikan hal tersebut langsung bangkit dari tempat duduknya. Seolah tidka percaya ada seorang Mortal yang mampu menguasai kemampuan Ultra Instinct sampai sekelas Master.

Kini bukan lagi Jiren yang memplekotho Goku. Tapi sebaliknya, Gokulah yang memplekotho si manusia Ultraman ini.

Kalau Zeno sama bilang, Supa Supa Supa Sungoiiiii!!!

Nah sekarang waktunya kita masuk ke pembahasan Preview DBS episode 130 yang akan tayang minggu depan.

Tidak banyak yang bisa kita bahas untuk video Preview kali ini, karena tinggal menyisakan pertarungan antara Goku vs Jiren saja.

Tapi karena sudah memasuki 2 episode terakhir anime dragon ball super, kami yakin adegan pertarungannya nanti pasti bakalan Josh Gandosh!

Nah dengan sempurnanya Ultra Instinct Goku, perbedaan kekuatan antara Goku dan Jiren kini sudah tidak terlalu jauh lagi.

Kini Goku tidak hanya bisa menghindari setiap serangannya Jiren, tetapi juga bisa memberikan serangan yang sangat signifikan terhadap makhluk terkuat di universe 11 tersebut.

Dan kelihatannya setelah menguasai Ultra Instinct dengan sempurna, Goku berhasil menyarangkan sebuah serangan, yang sepertinya berupa Ki Blast, dengan kekuatan penghancur yang sangat massive kepada Jiren.

Karena dalam video Preview ini tampak Jiren sudah tidak lagi mengenakan seragam Pride Trooper kebanggaannya. Kini kondisinya sudah topless sama seperti Goku.

Apa yang sudah Goku lakukan hingga bisa menelanjangi Jiren seperti itu? Who knows!

Yang jelas setelahnya, ekspresi Jiren sudah tidak lagi tampak cool seperti sebelumnya. Bahkan selama 30 detik video preview berjalan, ekspresi wajah Jiren malah kelihatan panik terus terusan.

Sepertinya kondisi di atas arena memang benar-benar sudah berbalik. Kini justru Jiren yang sudah mulai terpojok.

Dan untuk menandingi kekuatan Master Ultra Instinct-nya Goku, Jiren akhirnya meningkatkan lagi kekuatan tempurnya hingga batas yang juga melampaui Limit.

Tapi yang paling menarik di sini, menurut kami adalah aura yang dikeluarkan oleh Jiren.

Meski sampai saat ini masih belum dikonfirmasi apakah Jiren juga menguasai Ultra Instinct atau tidak, tapi dari bentuk dan warna aura yang dikeluarkannya, kita memang patut untuk mencurigainya.

Nah chapter 130 nanti judulnya adalah "The greatest Showdown of all time, The Ultimate Survival Batte."

Tidak ada tanda-tanda akan ada kontestan yang akan keluar arena di episode ini.

So, ini bener-bener akan jadi episode yang full battle power sepanjang durasi 30 menit.

Jadi, buat kalian yang menggilai anime-anime dengan fight scene yang keren, episode 130 ini tidak boleh sampai terlewatkan.

Karena pertarungan terakhir yang mempertaruhkan keeksistensian sebuah Universe ini pasti bakalan sangat-sangat keren sekali.

Kalau Zeno sama bilang, Supa Supa Supa Sungoiiiii!!!

Piye menurutmu cah?

Saturday, 3 March 2018

[ REVIEW ONE PIECE 896 ] KEKALAHAN TRAGIS KATAKURI!!!

Kali ini, Gue Noe akan melanjutkan pembahasan tentang pertarungan di dunia cermin pada chapter 896, yang menjadi ending dari pertarungan epic antara Luffy vs Katakuri.

Di luar dunia cermin, tepatnya di Cacao Island, anak-anaknya Big Mom sudah berkumpul di depan cermin raksasa yang menjadi satu-satunya pintu keluar dari dunia cermin di Cacao Island.

Yang pada intinya, meskipun mereka datang dengan persenjataan lengkap, tetapi mereka masih yakin 100% kalau Luffy tidak akan bisa mengalahkan Katakuri.

Padahal di dunia cermin, apa yang terjadi, sungguh diluar prediksi mereka semua.

Di manga chapter 895 pertarungan antara Luffy vs Katakuri di ditutup dengan bentrokkan Diced Mochi vs King Cobra.

Dan pada manga chapter 896 ini, hasil dari bentrokan dua jurus terkuat tersebut langsung diketahui siapa pemenangnya.

Ending dari adu jotos tersebut digambarkan dengan begitu epic di sini. Mirip-mirip ending pertarungan antar Samurai.

Di sini diperlihatkan kalau King Cobra-nya Luffy tepat mengenai bagian perutnya Katakuri, dan sudah dalam posisi setengah ditarik. Di sini tidak digambarkan ada damage yang WOW, kecuali terlihat Katakuri sedikit muntah darah.

Jadi, kesannya pukulannya Luffy tidak mengenai tubuh Katakuri dengan telak.

Sementara Diced Mochinya Katakuri terlihat tepat membogem Luffy dari atas kepala. Dan sudah dalam posisi ditarik juga.

Di sini tampak ada cipratan darah yang lumayan banyak dari tubuh Luffy, hingga masih ada yang menetes dari bekas bogemannya Katakuri.

Jadi kesannya pukulan keduanya sama kuat, dan sama-sama memberikan damage yang selevel.

Hingga setelahnya, saat tangan keduanya sudah ditarik sepenuhnya dan kembali ke kondisi awal, Jepret!!! gubrak gubrak gubrak terjadi goncangan hebat di lantai yang menjadi pijakannya Luffy.

Lantai tempat Luffy berpijak jebol ambrol, menciptakan lubang yang cukup lebar dan dalam yang menelan Luffy hingga pingsan di dasar lubang.

Di saat bersamaan, Katakuri masih kokoh berdiri di tempatnya, tidak bergeser sedikitpun. Meskipun setelahnya dia juga tampak terjerembab ke lantai.

Sampai di sini, tampaknya seolah-olah pukulannya Katakuri memberikan damage yang lebih besar dibandingkan dengan pukulannya Luffy.

Apalagi saat Luffy siuman, dan merangkak naik dari dasar lubang, Katakuri menyambutnya dengan pose yang masih terkesan gagah.

Dia terlihat masih mampu berdiri kokoh disaat Luffy sudah sempoyongan.

Bahkan dia sempat menanyakan kepada Luffy, apakah suatu saat nanti dia akan kembali untuk mengalahkan Big Mom.

Dan para hadirin sekalian pasti sudah tahu jawabannya. Ya, Luffy pasti akan datang lagi untuk mengalahkan Big Mom suatu hari nanti.

Setelah mendengarkan jawaban Luffy, Katakuri kemudian terjatuh ke lantai dan tidak bisa bangun lagi.
REVIEW ONE PIECE 896

Di sinilah akhirnya kita tahu, luka luar yang disebabkan oleh Diced Mochi-nya Katakuri yang terkesan begitu WOW, ternyata tak separah luka dalam yang ditimbulkan oleh King Cobra-nya Luffy.

Sebagai bentuk respect atas ke-respect-an lawan bertarungnya, Luffy melepaskan penutup topi jeraminya untuk kemudian digunakan untuk menutupi bagian mulutnya Katakuri yang selama ini menjadi aib bagi bajak laut terkuat dari 3 komandan manis-nya Big Mom Pirates tersebut.

Kemudian.... sesuai dugaan teman-temannya, Luffy memang tidak tahu sekarang sudah jam berapa, dan tidak punya rencana untuk bagaimana bisa keluar dari dunia cermin menuju lokasi pertemuan di Cacao Island.

Beruntung seorang pahlawan misterius bernama Nazoms muncul membawa Brulee, satu-satunya kunci untuk keluar dari dunia cermin.

Dan Nazoms ini ya Pekoms. Luffy saja bisa  langsung menyadarinya hanya dengan sekali melihat, masak kita bisa dikibuli oleh kostum murahannya Pekoms tersebut?

Dan, yeah... pertempuran terakhir kelompok Bajak Laut Topi Jerami vs Big Mom Pirates sekarang sudekat!

Juga, karena Katakuri sudah bertanya kepada Luffy, "Apakah suatu saat nanti Luffy akan datang kembali untuk mengalahkan Big Mom", secara bodon, kami pun menarik kesimpulan kalau di Arc ini, pertarungan antara Luffy vs Big Mom memang masih belum akan terjadi.

Dimana Arc Whole Cake Island ini akan berakhir dengan kekalahan Big Mom dengan cara yang tidak terduga-duga. Bukan karena dibogem oleh Luffy.

Bagaiman jika ternyata apa yang sudah kami utarakan sebelumnya pada REVIEW ONEPIECE 894, benar-benar akan menjadi ending yang cukup logis untuk Arc ini?

Prometheus akan meledak di Pulau Liquor karena panas apinya yang membara menyambar seonggok minuman beralkohol yang terbentang luas di setiap sudut Pulau yang namanya diambil dari nama salah satu jenis minuman beralkohol ini?

Dan Big Mom akan terkena dampak dari ledakan super dahsyat tersebut.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons